Tampilkan postingan dengan label masker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masker. Tampilkan semua postingan

Manfaat Masker Wajah

kebanyakan kita banyak yang menggunakan masker tapi sebagian besar hanya memperoleh info dari iklan yang terkadang kurang lengkap. sehingga konsumen banyak yang dirugikan. banyak diantaranya hanya ikut-ikutan. Padahal manfaat Masker jauh lebih banyak dari itu.

Menggunakan masker wajah secara teratur, dapat membantu membersihkan dan menghaluskan kulit wajah yang lelah dan mudah terpapar sinar matahari. Gunakan secara teratur untuk hasil maksimal.

Sudah lama sekali wanita akrab dengan masker. Dulu, masker lebih banyak dibuat dari bahan jamu-jamuan. Kini, beragam bahan bisa dipakai, mulai krim, lumpur, gel, kolagen atau lembaran tisu siap pakai yang mudah diaplikasikan ke seluruh permukaan wajah dan leher. Kandungan di dalamnya biasanya terdiri dari mineral, vitamin, atau ekstrak buah-buahan yang menyegarkan.

Masker wajah memiliki banyak fungsi sesuai jenisnya. Masker lumpur dapat mengurangi kelebihan minyak pada wajah dan hydrating mask (mengandung air) dapat melembabkan kulit kering. Namun, pada dasarnya masker wajah berfungsi membersihkan pori-pori, mengangkat kotoran dan sel kulit mati, menyegarkan, serta mampu meremajakan kulit wajah yang lelah.

saatnya anda mencoba untuk menggunakan masker. 

Jenis Masker

Masker Dianggap oleh sebagian cara yang paling mudah dan efektif oleh sebagaian orang. namun terkadang orang masih bingung bagaimana cara memilih jenis dan metode masker yang cocok. karena terkadang orang tidak mengenal jenis kebutuhan dan jenis perawatan apa yang cocok untuk kulit wajahnya.

Seperti yang sudah kita bahas tentang manfaat dari masker dan cara penggunaannya, sekarang kita membahas tentang jenis-jenis masker dan kegunaannya. Agar kita mengetahui jenis masker yang kita butuhkan, jadi bukan hanya asal menggunakan saja tapi kita juga harus tahu jenis dan kegunaannya untuk menghindari dari iritasi yang bisa ditimbulkan dalam penggunaannya.
Berikut jenis-jenis masker dan kegunaannya:

1. Essensial Mask Sheet Collagen for Firm.
Masker yang mengandung 90 persen kolagen ini dapat langsung dipakai pada wajah. Kandungan kolagennya dapat menyerap ke dalam pori-pori dan berfungsi menjaga elastisitas, mengencangkan, dan menghaluskan kulit wajah.

2. Fresh Fruit Acerola Mask Sheet for Clearer Skin.
Terbuat dari tisu alami dan kaya vitamin serta mengandung ekstrak buah acerola ini mampu memperbaiki kulit wajah yang kerap terpapat sinar matahari atau sering berada di suhu yang panas. Dapat digunakan selama 10-20 menit.

3. Cream Mask, Smoothes Intensivelly Nourishes.
Masker berupa krim ini sangat ideal untuk merawat kulit wajah normal hingga kering. Kandungan minyak esensial serta vitamin A dan E di dalamnya dapat menutrisi kulit wajah dan mampu mencegah efek buruk radikal bebas. Dapat digunakan pada malam hari selama 5-10 menit hingga kering.

4. Home Aesthetic Pack, Firming Honey Pack.
Masker peeling yang mengandung madu ini dapat mengangkat sel kulit mati hingga tuntas. Kandungan airnya pun dapat menjaga elastisitas, melembabkan, dan menghaluskan kulit wajah yang kering. Dapat digunakan 1-2 kali dalam seminggu.

setelah mengetahui jenis-jenis masker diatas silakan mengenali permasalahan kulit anda. sehingga anda bisa memilih jenisa masker yang cocok untuk merawat wajah anda. silakan Mencoba!

Sejarah Masker

sekrang ini banyak orang menggunaan masker untuk mepercantik dan memperindah wajah, tapi tahukah anda bagaimana masker dulunya dikembangkan. walaupun kita tidak bisa melacak sejarah perkembangannya diseluruh du nia tapi kit bisa melihatnya malului negara jepang. 
Setiap musim dingin dan semi, orang yang memakai masker dapat ditemukan diberbagai tempat di Jepang.

Selembar kain putih ini, sejak lama dianggap sebagai cara yang umum untuk menangkis flu dan demam karena alergi serbuk cemara.

Namun berita Japan Times awal Februari 2009 menyatakan popularitas masker di Jepang kini semakin tinggi karena media kerap kali melaporkan tentang berjangkitnya flu tipe baru.

Hosoe Yukihiro Manajer Iklan dan Strategi Pemasaran Kowa Co, perusahaan produk perawatan kesehatan utama di Jepang, menyatakan media berulang kali memberikan peringatan berjangkitnya flu tipe baru, sehingga masyarakat berpikir mereka perlu menyimpan masker dan menggunakannya lebih sering.

Menurut Hosoe, penjualan masker sejak September sampai Desember 2008 naik 1.5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kowa Co juga melakukan survei online yang diikuti 520 pria dan wanita pada akhir tahun lalu untuk mencari tahu mengapa mereka membeli masker.

Hasil survei menunjukkan 72 persen responden membeli masker agar mereka tidak terkena flu.

Namun menurut Hosoe, memakai masker tidak akan memberikan perlindungan 100 persen.

Masker akan berguna bila dipakai oleh orang yang sudah terkena flu.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang juga menyatakan masyarakat tidak bisa sepenuhnya menghindari masuknya infeksi yang disebarkan melalui batuk dan bersin dengan menggunakan masker.

Salah satu alasan masker populer di Jepang karena banyak orang yang bepergian menggunakan moda transportasi umum.

Hosoe menambahkan, di Tokyo khususnya, kereta api dijejali penumpang yang menggunakannya untuk jarak jauh, tidak seperti di New York atau London.

Sehingga penjualan masker di daerah perkotaan lebih tinggi dibanding pedesaan.

Di Jepang, sejarah penggunaan masker dimulai sejak awal abad 20, ketika itu masker digunakan untuk menjaga kehangatan.

Penggunaan masker yang terbuat dari kain kasa kian menyebar setelah perang dunia II.

Pada tahun 1980, penggunaan masker semakin umum pada musim semi ketika alergi yang disebabkan serbuk cemara.

Menurut Hosoe masker kain kasa yang diproduksi Kowa mulai tahun 1985 untuk mencegah flu dan demam karena alergi serbuk cemara menjadi populer meskipun harganya 350 yen, dua kali lebih mahal dibanding model masker lainnya.

Alergi serbuk cemara menjadi isu utama pada saat itu karena pohon cemara ditanam oleh pemerintah setelah perang guna mengendalikan banjir dan penanaman kembali hutan.

Pada tahun 2003, perusahaan perawatan kesehatan Unicharm Corp mengeluarkan produk masker tiga dimensi sekali pakai yang dirancang khusus untuk mencegah serbuk cemara.

Menurut Unicharm, masker tiga dimensi buatannya sesuai dengan bentuk wajah, sehingga memudahkan orang sewaktu bernapas dibanding masker yang biasa.

Sementara harga jual per unitnya lebih rendah daripada masker kain kasa atau masker untuk flu karena orang yang alergi serbuk cemara akan membeli produk Unicharm setiap tahun dan memakainya dalam masa yang panjang dibanding orang yang menderita flu.

Meskipun jenis kain kasa menguasai 80 persen pasar masker pada tahun 2002, namun secara bertahap penjualan masker sekali pakai mulai meningkat, dan saat ini sudah menguasai 80 persen pasar masker di Jepang.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga mengajurkan masyarakat yang menderita flu untuk memakai masker nonwoven sekali pakai dan menghalangi 95 sampai 99 persen partikel udara dibanding masker kain kasa yang kurang efektif menghalangi kuman yang ditularkan melalui batuk dan bersin.

Pasar masker terus berkembang, melonjak dari 5 miliar yen pada era 80-an menjadi 120 miliar yen pada tahun 2007.

Perusahaan perawatan kesehatan mempunyai tantangan khusus menjual masker kepada segmen pasar wanita yang enggan memakai masker karena tidak fashionable.

Pada tahun 2005, Kowa mulai menjual masker dengan warna merah muda terang untuk pasar wanita yang dirancang agar muka mereka terlihat sehat.

Menurut Hosoe, kebanyakan masker warna merah muda dijual sebagai masker warna putih dan beberapa pembeli menyatakan masker itu membuat mereka tampak keren.

Kowa juga mengembangkan masker dengan lapisan khusus guna menghindari rusaknya riasan.

Bahkan Unicharm mengeluarkan seri koleksi Masker pada tahun 2007 dan bekerjasama dengan GiRLSGATE.com, situs blog bagi selebriti wanita muda, menawarkan berbagai gaya fashion yang cocok saat memakai masker.

Namun, Ito Chieko dari bagian Iklan dan strategi pemasaran menyatakan beberapa wanita menggunakan masker sebagai penutup wajah ketika mereka tidak memakai riasan.

apa itu masker?

istilah masker tidak asing bagi kita. sering sekali istilah masker kita dengar dan lihat melalui iklan, cetak, radio, dan TV. masker banyak digunakan untuk meperhalus dan memperrindah wajah. karena banyak dari kita terkdang mengalami masalah dengan kulit wajah baik itu berminyak, jerawat, dan kusam.

sebagian besar kita menggunakan masker untuk:membersihkan dan memperbaiki pori-pori kulit
-Membersihkan kotoran dan minyak pada lapisan kulit yang lebih dalam, serta mengangkat sel-sel kulit mati
-mengurangi iritasi kulit
-menimbulkan perasaan sejuk dan nyaman pada kulit
-menghaluskan lapisan luar kulit
-Sebagai pelembap dan penyegar kulit

Secara sistematik, masker bertindak merangsang sirkulasi aliran darah maupun limpa, merangsang dan memperbaiki kulit melalui percepatan proses regenerasi dan memberikan nutrisi pada jaringan kulit.

Masker dapat juga berfungsi sebagai pembawa bahan-bahan aktif yang berguna bagi kesehatan kulit, seperti ekstrak tumbuhan, minyak esensial, atau rumput laut yang dapat diserap oleh permukaan kulit untuk dibawa ke dalam sirkulasi darah.

Masker berbentuk pasta atau krim dapat dioleskan langsung pada kulit. Dalam bentuk buah,dihancurkan lebih dahulu, baru dioleskan pada kulit wajah secara langsung atau diambil sarinya. Jenis buah sesuaikan dengan jenis kulit. Keistimewaan masker dari bahan alami ini adalah tidak mengeras sehingga kulit tetap bisa 'bernapas'.

Jika anda mempunyai riwayat alergi atau memiliki kulit sangat sensitif, jaringan perut baru, terbakar sinar matahari, terdapat kerusakan pembuluh darah kapiler, ataupun mengalami infeksi dan penyakit kulit, sebaiknyatidak menggunakan masker.

Adapun Jenis Masker:

-Setting Mask (Clay Mask):terbuat dari mineral, seperti kaolin (Bolus Alba), magnesium karbonat, kalamin, dan belerang (sulfur)

-Non-setting mask: mengandung bagian dari tumbuhan atau bahan alami

-Phytotherapy mask:mengandung ekstrak tumbuhan dan minyak esensial

-Masker khusus seperti paraffin wax, masker termal

Ari kata masker

4. MASKER :  alat untuk menutup muka; topeng;
source: kbbi3
selain itu masker juga memiliki arti:
5. MASKER  kain penutup mulut dan hidung (spt yg dipakai oleh dokter, perawat di rumah sakit); topeng: -- yg menutup mulutnya bertali ke telinga; -- gas penutup muka yg dipakai untuk melindungi muka dan paru-paru thd gas beracun; -- kecantikan sediaan yg berwu-jud cairan (atau bahan lunak) yg dioleskan untuk membersihkan dan mengencangkan kulit, terutama kulit wajah
 
 

One who wears a mask; one who appears in disguise at a
masquerade.
[1913 Webster]


Masker \Mask"er\, v. t.
To confuse; to stupefy. [Obs.] --Holland.
[1913 Webster]



Dictionary: quick_english-indonesian
Definition: mask

kedok, topeng


Dictionary: WordNet
Definition: masker

masker
n : a participant in a masquerade [syn: masquerader, masquer]